Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan

1 Dinasti Di Bumi Pertiwi

      Sebuah kelender melekat di dinding kamar. Beberapa kursi dan sebuah meja tergeletak di sudut ruangan. Seorang pemuda sedang berdiri di hadapan jendela. Menatap langit yang begitu indah dan mulai terbawa arus khayalan. Pemuda ini lulusan dari Universitas islam negeri alauddin makassar dengan jurusan ilmu politik. Lelaki berumur 25 tahun ini mempunyai semangat patriotisme. Dia ingin membangun Sulawesi selatan menjadi lebih baik. Matanya mulai berkaca-kaca melihat indonesia yang sedang di landah korupsi dalam perjalanan khayalanya. Ingin rasanya menginjak-injak para koruptor sampai mati. Mereka tidak melihat para pengamen...

0 Lunturnya Ideologi Negara

Ahirnya sampai pada waktunya saya kembali bisa memposting di blog yang apa adanya ini, sujud sukur saya persembahkan kepada yang maha kuasa yang telah memberikan waktu kepada saya untuk kembali berjumba dengan sahabat setia Amburadul Republik ini. Sebuah peristiwa sangat bersejarah terjadi di negara tercinta ini. Pada saat itu, Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno memberikan pidato spontannya yang berbunyi: Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa – namanya...

4 Faktor Indonesia Terus Tertinggal

Ni Faktor Indonesia Terus Tertinggal Versi Amburadul Republik yc.. Kenapa???.. Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah di suntik dengan lagu2 yang kurang bermutu & selalu terkandung banyak kesalahan di dalamnya, mengajarkan kerancuan, Dan menurunkan motivasi, bahkan menghilangkan motivasi. Inilah bukti-bukti konkritnya : Lagu pertama: "Balonku Ada 5… Rupa-rupa warnanya… Merah, kuning, kelabu…..Merah muda Dan biru … Meletus balon hijau , dorrrr!!!" Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau? Jadi jumlah balon sebenarnya Ada 6, bukan 5 !!! Lagu kedua: "Aku seorang kapiten… Mempunyai pedang panjang… Kalo berjalan...

2 Republik Amburadul

DEMOKRASI KAMBING  "Demokrasi bisa membuat serigala menjadi pemimpin bagi sekumpulan kambing, karena prinsip dari demokrasi adalah kedaulatan rakyat bukan kedaulatan ilmu (Anonim).Maka jangan heran jika kualitas pendidikan di negara ini tak beranjak maju dengan sesungguhnya. penguasa negeri ini takkan pernah berupaya dengan sungguh-sungguh untuk ‘mencerdaskan kehidupan bangsa’ seperti amanah UUD. Karena jika rakyat ‘cerdas’, penguasa srigala takkan dipilih lagi untuk berkuasa. Pemilih cerdas berbahaya bagi kelangsungan dinasti. " Kubaca editorial koran oposisi itu sambil menyeruput kopi di warkop darmo. Dari kejauhan aku mendengar percakapan...

4 Manusia Lemming

Kalian tau sama yang namanya Mahluk Lemming??.. Amburadul jelasin dikit ya apa ituj mahluk Lemming,, Lemming adalah sejenis hewan pengerat seperti marmut. Yang menarik dari hewan ini dan telah diteliti adalah karakternya yang "ngikut saja", Lemming yang satu akan mengikuti yang lainnya bahkan sampai ke kematian. Hewan Lemming akan melakukan migrasi dalam periode hidupnya. Dalam perjalanan migrasi tersebut Lemming akan berjalan mengikuti Lemming terdepan. Ketika Lemming yang jalan terdepan terjatuh ke dalam jurang atau ke dalam sungai yang sangat deras maka Lemming-lemming di belakangnya akan mengikuti terjatuh. what the f*ck!!!. Karakter lemming...

0 Indonesia VS Piala Citra

Tahukah gambar apa di Samping? Piala!. Ya tepat. Sebuah Piala, tepatnya Piala Citra Inilah piala yang diberikan dalam Festival Film Indonesia (FFI). Ajang ini adalah ajang penghargaan tertinggi bagi dunia perfilman dan akting di Indonesia yang mulai diselenggarakan sejak tahun 1955. Kata Citra sendiri yang berarti 'bayangan' atau 'image'. Citra kemudian dijadikan nama piala sebagai simbol supremasi prestasi tertinggi untuk bidang perfilman kualitas film, berakting dan lain-lain. Admin amburadul sempat berfikir??... Apakah Piala ini yang mau dikejar oleh pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono?.  Jika tidak. Mengapa pemerintahan saat ini...

4 Proses Perumusan Pancasila

Keterlibatan Jepang dalam perang dunia ke 2 membawa sejarah baru dalam kehidupan bangsa Indonesia yang di jajah Belanda ratusan tahun lamanya. Hal ini disebabkan bersamaan dengan masuknya tentara Jepang tahun 1942 di Nusantara, maka berakhir pula suatu sistem penjajahan bangsa Eropa dan kemudian digantikan dengan penjajahan baru yang secara khusus diharapkan dapat membantu mereka yang terlibat perang. Menjelang akhir tahun 1944 bala tentara Jepang secara terus menerus menderita kekalahan perang dari sekutu. Hal ini kemudian membawa perubahan baru bagi pemerintah Jepang di Tokyo dengan janji kemerdekaan yang di umumkan Perdana Mentri Kaiso tanggal...

1 Lakon Baru dalam Telenovela Century

LAGI-lagi mata kita terbelalak oleh permainan petinggi di negara ini. Setelah terungkapnya permainan mata Gayus Tambunan dengan para wajib pajak kelas kakap dan kabar jatah fee wakil rakyat, yang terbaru adalah pelanggaran kode etik Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Mulya. Kabar tak sedap itu terungkap di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, saat  kuasa hukum Robert Tantular, Triyanto, membeberkan bahwa Budi Mulya meminjam uang Rp1 miliar kepada kliennya pada Agustus 2008. Secara jelas, Triyanto mengatakan bahwa dana tersebut bersumber dari salah satu perusahaan Robert bernama CBI. Budi pun telah mengakui dirinya memang meminjam dana...

4 Pahlawan Yang Terlupakan

  Wajahnya masih memancarkan semangat juang meski ia kini berusia senja. Jalannya juga masih gagah menunjukkan ia adalah prajurit sejati. Di pelupuk matanya ada selotape yang menempel sampai ke alis matanya yang putih untuk menahan agar matanya tetap terbuka.  Saat berbicara, suaranya masih lantang walau agak gemetar. Tak banyak orang mengetahui siapa ia. Ternyata ia adalah Ilyas Karim, sang pengerek bendera pusaka saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.  Siapa nyangka pengalaman Ilyas Karim mengenai detik-detik yang mendebarkan 66 tahun lalu itu ia kisahkan di acara...
 

Amburadul Republik Copyright © 2015 - |- Template Modified by A.M - |- Powered by Komunitas Blogger Madura